Main ke Hutan Limpakuwus


29 Juni 2018
Hari ini aku dan kedua kawanku, si Ido dan Dawir mengunjungi Hutan Pinus di Desa Limpakuwus, Baturaden. Sebelumnya kami sama sekali belum pernah ketempat ini, ketika menyusuri jalan di daerah limpakuwus, kami sempat kebingungan untuk mencari jalan masuk ke hutan pinus tersebut. Beruntunglah terdapat beberapa motor yang berjejer rapih dan bapak-bapak yang menunggu di sebuah gubuk kecil. Ternyata disitulah jalan menuju ke hutan pinus limpakuwus. Sayangnya, disini belum tersedia tempat parkiran yang memadai, hanya beberapa motor saja yang cukup diparkir rapih disebabkan karena jalan yang tidak begitu lebar, jadi usahakan kalo kalian mau kesini naik motor aja yah.
Well, setelah parkir kami ditarik uang retribusi masuk sebesar Rp.7000,-/ orangnya dan parkir motor Rp.1000,- . Untuk memasuki kawasan hutan pinus ini, kita diharuskan untuk berjalan / tracking. Awalnya aku kira lumayan jauh untuk menuju ke hutan pinus, apalagi kita sama sekali gak bawa minum dan sempat ngos-ngosan, ditambah lagi si dawir kebelet boker, bushet dahhhh. Tapi ternyata gesss cukup tracking kurang lebih 10-15 menit untuk bisa sampai ke lokasi. First impression aku dengan alam yang ada disini sih bener-bener asri banget, gak ada sampah, dan tersedia warung kecil yang menyediakan minum dan jajanan ringan. Dan yang paling keren sih, disetiap titik disediakan tempat sampah, sehingga pengunjung diharapkan bisa membuang sampah ditempat yang telah disediakan. Selain itu, disini juga tersedia WC umum, jadi kalo kalian bener-bener kepepet bisa lah buang buang disini wkwkw.
Hanya dengan membayar Rp.7000,- kalian sudah bisa menikmati alam yang super awesome dan kece, apalagi di sisi kanan ditempat kalian pertama tracking, terhampar padang rumput yang cukup seger banget di pelupuk mata. Sebenarnya padang rumput itu adalah lokasi BPTU (Balai Besar Pembibitan Ternak) Sapi Perah Baturaden. Jadi kalo kalian beruntung, kalian bisa tuh foto dengan background sapi-sapi biar ala-ala di Switzerland gitu deh, hehehe.
Nah untuk spot foto, disini ada beberapa titik yang sering banget dan mainstream di unggah oleh netizen,misalnya ada spot foto hammock, namun kalian diharuskan membayar lagi seharga Rp.10.000,- . atau kalo kalian gamau ngeluarin duit lagi, yaudah deh cukup foto foto dengan hutan pinus dan alam semesta, untuk hasil foto yang bagus sih aku saranin make kamera, angle yang bagus dan satu lagi editan yang jos wkwk..
Nah buat kalian yang penasaran kayak apasih hasil foto aku dan kawan-kawanku, nih aku kasi tau, semoga terkesima dan iri yak wkwkw.
Ido, aku, Dawir






Tracking balik

Well… sampai disini dulu cerita aku hari ini, semoga dilain waktu bisa explore tempat-tempat seru dan instagramable deh. Xoxo….

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari pertama puasa

Minggu yang absurd

Dikejar orang gila